Pelita

Bersama Tuhan Kita tidak Tenggelam

Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut.Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!"(Matius 14:26-27) Pengalaman ketakutan menghadapi berbagai gejala alam merupakan pengalaman paling akrab dengan kehidupan umat manusia. Siapa yang tidak takut pada guncangan hebat gempa bumi, tsunami atau badai?… Continue reading Bersama Tuhan Kita tidak Tenggelam

Pelita

Asyiknya Berbagi dari Kekurangan

Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata:"Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam.Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."Tetapi Yesus berkata kepada mereka:"Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."(Matius 14:15-16) Dalam minggu-minggu terakhir, Yesus menyampaikan dalam banyak perumpamaan mengenai realitas Kerajaan Allah, sebuah kerajaan yang penuh pengampunan… Continue reading Asyiknya Berbagi dari Kekurangan

Pelita

Menjadi Mutiara Kristus

"Hal Kerajaan Surga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."(Matius 13:45-46) Menjadi seorang pengikut sejati Kristus berarti memiliki prioritas yang berdasar pada nilai-nilai injili yang telah diteladani Yesus Kristus sendiri. Melalui perumpamaan tentang seorang pedagang yang mencari mutiara… Continue reading Menjadi Mutiara Kristus

Pelita

Kerabat Kristus

"Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."(Matius 12:50) Pastinya para murid sangat terkejut ketika mendengar pernyataan Yesus di atas. Kata-kata Yesus ini memberi kesan bahwa bagi-Nya kehadiran ibu dan para saudara-Nya di tengah khalayak yang sedang mendengar pengajaran-Nya tidaklah penting. Tambahan lagi, Dia bertanya: "Siapa ibu-Ku?… Continue reading Kerabat Kristus

Pelita

Pribadi Welas Asih

Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: "Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?" Tetapi ia berkata: "Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai."(Matius 13:28-30) Entah disadari atau tidak! Dalam kehidupan sehari-hari, kita memiliki kecenderungan untuk mengelompokkan sesama di sekitar, yakni: kelompok… Continue reading Pribadi Welas Asih

Pelita

Sesaat Bersama Tuhan

"Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." (Lukas 24:29) Penginjil Lukas mengisahkan salah satu narasi yang unik mengenai penampakan Kristus setelah kebangkitan-Nya (Luk 24:13-35). Dalam narasinya, Lukas menceritakan tentang perjumpaan Yesus dengan dua orang murid-Nya yang sedang dalam perjalanan ke Emaus dan berakhir dengan perjamuan malam di Emaus. Lukas… Continue reading Sesaat Bersama Tuhan

Pelita

Menjadi Tanda Kerahiman Ilahi

 "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."  Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada." (Yohanes 20:21-23) Dalam tata Liturgi Gereja Katolik, hari Minggu Paskah… Continue reading Menjadi Tanda Kerahiman Ilahi

Pelita

Cinta Sampai Tetes Darah Penghabisan

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. (Yohanes 19:30) Dalam narasi Penginjil Yohanes, kata-kata terakhir yang Yesus ucapkan di kayu salib sebelum Dia menyerahkan nyawa-Nya adalah “Sudah selesai” (Yoh. 19:30). Dua kata tersebut berasal dari satu kata bahasa Yunani, yakni “tetelestai” yang secara harafiah diartikan… Continue reading Cinta Sampai Tetes Darah Penghabisan

Pelita

Jangan Mengkhianati Kebaikan Tuhan!

Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: “Bukan aku, ya Tuhan?” (Mat 26:21-22) Salah satu hal terburuk dan paling menyakitkan yang dapat terjadi pada kita adalah ketika dikhianati oleh seseorang yang sangat… Continue reading Jangan Mengkhianati Kebaikan Tuhan!